Kamis, 13 Maret 2014

"Sesuatu" yang Telah Ditemukan

Sebelumnya kadang gue gak tau harus tuangin ini semua ke siapa
gue kehilangan sesuatu dalam arti sempit yaitu seseorang yang 
biasanya ingin didengar dan mendengar cerita dari yang ga penting
sampai sebuah rahasia yang bener bener penting.

Setelah gue kehilangan itu gue ngerasa gue bukan apa apa karena
dulu gue pernah buat janji bareng bareng kalo kita akan terus seperti
itu hingga sampai perasaan gue bener bener yakin kalo emang dia 
sesuatu yang gue cari, mungkin gue salah mempercayai itu.

Tapi...
Suatu saat dia ingkari janji itu, entah itu karena sikap gue yang 
buat semuanya seperti itu atau memang takdir menentukan bahwa
gue harus menemukan sesuatu yang lebih baik dari itu.

Waktu...
Gue yang selalu ditemani waktu sampai lupa mengenal waktu itu
sendiri, dia selalu ada setiap detik berdetak menginggalkan masa
lalu menuju masa depan sesuai takdir dan pilihan apa yang kita 
ambil.

Gue kadang bingung apa yang waktu inginkan, mungkin karena
gue lebih banyak bersenang senang dengan waktu menikmatinya
tanpa gue berfikir ada waktu dimana gue harus "sakit" untuk 
menjadikan pribadi gue lebih baik lagi.

Mungkin kebahagiaan akan berlalu begitu saja tapi, kesakitan..
itu beda. Kadang kenapa hal yang negatif itu selalu mudah untuk
diingat entah itu kodrat nya atau memang itu cuma khayalan gue.

Kesakitan itu datang kepada siapapun yang dipercaya Yang Maha
Kuasa percayakan. Ada yang datang tanpa permisi atau datang
pada waktu yang sudah kita prediksi.

Susah mempercayai bahwa itu kadang merebut atau lebih tepatnya
mengambil seseatu yang bukan menjadi hak kita (lagi). Hancur pasti,
saat kita membicarakan hal itu kepada orang lain pasti mereka ingin
membantu dan memberi saran terbaik terutama mereka yang pernah 
merasakannya pasti ingin kalian cepat mengakhiri kesakitan tersebut.

Kita gak tau kapan itu akan berakhir atau kapan saat kita disadarkan
bahwa kesakitan itu adalah bagian dari kehidupan kita yang tidak kita
duga bahwa itu adalah sebuah "proses".

Kembali kepada waktu yang merahasiakan semuanya, tapi waktu
itu membantu kita untuk mendekat atau menjauhkan kita dari kesakitan
tersebut.

Jumat, 28 Februari 2014

Galau.. Karena Ada Orang Ketiga ?

Mungkin itu menjadi pertanyaan banyak orang..
Kalo udah ngerasain dan punya pertanyaan yang sama mungkin
Hanya "WAKTU" yang bisa menjawab pertanyaan itu.

Hmmmm...
Ini Peng-"galau"-an (mendalami galau) gue yang kesekian kali 
dari semenjak gue jadian sama doi selama yang gue inget lebih
dari 5 kali gue mendalami galau itu.

Kalo ngomongin tentang galau, galau itu apa sih menurut lo ?
1 = Perasaan yang ga kesampaian atau bertepuk sebelah tangan,
2 = Atau.. Ditinggal pasangan yang punya maksut tersendiri,
3 = Apa..  Mengira diberi harapan tapi doi biasa aja.

Mungkin banyak definisi galau yang tergantung penyakitnya,
Eh.. Maksutnya (penyebab) sakit hatinya, disini gue akan 
Cerita tentang absurd nya perasaan gue yang bisa dibilang
Terlalu bodoh atau Terlalu setia, tapi "waktu" yang gue 
Tunggu gak kunjung datang untuk menjawabnya, duuuh...
Mungkin waktu punya niat untuk gue berbagi rasa galau ini
Sebelum waktu itu datang menghapusnya. #tsaaah

Oke, Skip
Kalo lo nanya definisi galau menurut  gue itu apa ?
Gue lebih milih nomor 2 dimana alasan di balik nomor itu
Yang lagi gue rasain sekarang atau memang itu galau paling
Ekstrim yang menurut gue paling susah dilewatin. *curhat*

Kenapa paling susah dilewatin ?
Karena kita harus melawan diri sendiri sampai "waktu" itu
Datang menghampiri kita untuk menyadarkan dan meng -
Hapus semua kenangan itu. *mulai serius*

Rileks dulu ya~~
Ngomongin yang ringan dulu kita karena gue yakin disini
gue atau lo ga sendirian yang ngerasain ini, tenang guys..
kita "korban" dari mereka yang gak pernah mau lihat ke
bawah atau ke belakang, atas apa yang udah mereka
lakuin ke kita.

Sekali lagi tenang guys...
Inilah tujuan gue buat artikel ini untuk saling bantu dan
memotivasi diri kita kalo ini semua terjadi bukan tanpa
alasan, mungkin ada beberapa alasan yang bisa buat
kita intropeksi diri kita masing - masing.

contoh :

1. Adanya Orang Ketiga
Kedengarannya memang menyeramkan banget nomor
satu ini jadi sesuatu yang paling semua pasangan takut-
kan pengecualian bagi masing - masing pasangan yang
sudah memiliki komitmen untuk tidak menyentuh"nya".

Pacaran selama apapun atau seawet apapun kalo udah
ada yang namanya Orang Ketiga itu ibarat "kita lagi jalan
berdua dengan pasangan terus ada 'kotoran' burung yang
jatuh tepat di kepala salah satu dari kita".

Bukan kotoran juga sih walaupun sejenis *ketawajahat*
tapi rapopo lah maksut benarnya itu adalah tergoda oleh
"rumput tetangga yang lebih hijau" entah itu 'rumput' yang
datang duluan atau pasangan kita yang menghampiri,
(atau kita sendiri -yang pernah selingkuh-) intinya kalo
rumput itu datang disaat yang gak tepat itu bisa jadi saat
dimana iman salah satu diantara kita sedang goyah.

Maksutnya lagi dalam masa masa sulit contohnya sedang
timbul kejenuhan, adanya masalah intern atau ekstern atau
mungkin sedang tidak ada masalah tapi salah satu dari kita
atau pasangan mencoba hal baru (nakal) malah jadi tidak
kuat dan melilih dia (orang ketiga).

Gue pernah mengalami ini...
Jadi gue bisa kasih sedikit saran atau pertolongan pertama
saat terjadi atau cara mendeteksi adanya orang ketiga ini.
Bisa dimulai dengan...

- Perubahan Sikap doi
Sebagai pasangan yang baik pasti lo punya feeling yang kuat
untuk mendeteksi perubahan doi yang gak biasa atau yang
udah luar biasa. Kalo udah punya feeling itu lanjut ke point
berikutnya..

- Doi jadi.. "Tertutup"
Tertutup disini bukan dia mengurung diri atau jadi introvert,
tapi lebih kepada kebiasaan yang biasa doi lakuin udah gak
doi lakuin lagi, contoh biasanya doi izin mau pergi atau mau
ke suatu tempat tapi akhir akhir ini gak pernah izin, dsb.

- Periksa Gadget doi !
Cara ini memang cukup ekstrim tapi untuk mereka yang
terbiasa saling percaya bahwa saling cek gadget masing-
masing adalah hal lumrah itu bisa jadi lebih mudah.

Coba cek kontak masuk telepon, sms atau histori telepon
doi atau sosial media dan pesan instan yang sudah banyak
digunakan yang mungkin cukup anda curigai bisa menjadi
tempat "sesuatu yang disembunyikan".

Yang namanya maling (menyembunyikan sesuatu) pasti
kita harus lebih pintar dari maling tsb agar tidak "kecolongan"
percayalah... ini untuk kebaikan bersama kok, kalo doi
marah atau lo ngerasa doi panik mungkin lo bisa jawab
sendiri apa yang bakal terjadi.

- Tanya Teman atau Keluarga doi
Cara ini juga termasuk ekstrim tapi sekali lagi kalo memang
sudah dekat dengan teman dan keluarga doi bisa jadi lebih
memudahkan dalam melakukan "pencarian bukti.

Dari banyak teman doi yang lo tanyain pasti jawabannya
akan beragam disitu ada yang "benar benar tau" tapi
pura pura tidak tau atau memang ada yang jujur tidak
tahu menahu soal doi.

Untuk teman doi yang anda yakini tahu betul tentang doi
tapi memberikan jawaban tidak tahu pasti lo sebagai
pasangan yang sangat mengetahui teman teman doi bisa
merasakan kebohongan yang temen doi tutupi, biasanya
semakin besar dia menutupi sesuatu akan semakin besar
doi tau segalanya dan biasanya lagi ada type temen yang
tergolong menutupi modus doi, contoh..

Tipe Teman yang Solid
Biasanya tipe teman yang solid sama doi itu memilih untuk
'menutup mulut' mungkin yang mereka pikirkan adalah
kesenangan teman (doi) lebih penting daripada harus
ketahuan dan kebuka semua modus operandi doi.
Untuk tipe ini tingkat kesulitannya :
Sangat Sulit (Susah Buka Mulut)

Tipe Teman yang Perasa (Solid)
Untuk tipe ini tau seluk beluk perselingkuhan doi tapi
memilih untuk menutup mulut bukan hanyak karena
solideritas tapi teman yang satu ini mungkin "perasa"
atau pernah ada dipihak lo atau doi, mungkin yang
ada dipikiran mereka adalah biarkan waktu yang
membuktikan semua sampai doi atau lo punya
kesimpulan sendiri kenapa itu semua bisa terjadi
mungkin itu untuk kebaikan lo berdua sama doi.
Untuk tipe ini tingkat kesulitannya :
Sedang
(Mereka bisa 'luluh' dan memberikan semua jawaban
dari pertanyaan lo jika sudah dinilai memang itu waktu
yang tepat)

Tipe Teman yang Perasa
Untuk tipe teman seperti ini mungkin mereka tidak
terlalu kenal dengan doi atau lo intinya mereka bukan
orang penting di antara kalian berdua tapi bersyukurlah
karena ini adalah jalan termudah untuk mengetahui semua
jawaban dari pertanyaan lo selama ini.
Tingkat kesulitan :
Mudah
(Karena memang tidak ada "hubungan erat" dengan
kalian berdua ini adalah cara termudah untuk tau semuanya)

Mungkin itu tipe teman yang menurut gue punya
"sesuatu" yang memang sudah menjadi "hak" kita
untuk mengetahui itu, untuk Keluarga mungkin tidak
jauh beda dengan Teman doi karena semakin susah
mereka "membuka mulut" maka semakin erat hubungan
doi dan menjaga kerahasiaannya.



Selasa, 25 Februari 2014

Ada Niat ? Lakukan yang Terbaik !

Ada Niat ?
Iya niat, tentunya niat yang positif yang berguna untuk diri sendiri
atau orang lain. Niat mudah untuk diucapkan dan mudah timbul
tapi yang susah adalah mempertahankan niat tersebut.

Dipertahankan.
Maksutnya terus berada dalam jalur niat baik itu kadang mudah
goyah atau kurang bersemangat dalam menjalani suatu hal, anda
merasakan hal yang sama ? Selamat anda termasuk dalam orang
Absurd. Mungkin anda sendiri bingung kenapa dapat digolongkan
dalam sebuah ke-Absurd-an, ya karena bingung tersebut maka
disebut absurd.

Contoh :
Anda sudah niat dalam melakukan suatu hal yang baik bagi anda
tapi entah dalam jangka waktu yang lama atau sebentar mulai
merasakan suatu kejenuhan dan tidak bisa mempertahankan
tujuan anda sebelumnya.

Semua orang pasti merasakannya.
Mungkin hal tersebut yang melatarbelakangi judul gue saat ini
dimana gue sebagai orang yang absurd seringkali merasakan
hal itu padahal udah bersyukur dan punya niat yang kuat.

Mungkin gambar ini cocok sebagai ilustrasi :


Dari ilustrasi di atas.
Dapat dikatagorikan sebagai dampak negatif dari sifat absurd
jika anda menemukan teman, sahabat, rekan atau kerabat
berilah informasi ini untuk pertolongan lebih lanjut.

Jika ada maka lakukan yang terbaik !
Lakukan yang terbaik ? Untuk apa ? Ya untuk melakukan yang terbaik.
Hal itu dilakukan agar bisa lebih maksimal dalam melakukan suatu hal
yang sudah anda niatkan dengan baik dan banyak banyak lah bersyukur
agar dihindarkan dari sifat negatif yang absurd yaitu seperti yang gue
jelasin di atas, sebelum melemahnya niat dalam melakukan kebaikan.

Niat - Bersyukur - Do The Best! - Nikmati - Evaluasi.
Semoga sukses untuk anda.

--------------------------------------------------------------------
Salam Absurd.

Senin, 24 Februari 2014

Diri Sendiri, Biarkan Mengalir ~

Dari judulnya udah terlihat agak absurd kan ? Bingung ? Sama.
Gue sendiri bingung tiba tiba mau buat judul seperti itu.

Kalo kata hati gue itu menunjukan sebuah kepercayaan diri untuk melakukan
sesuatu yang kita percayai itu benar dan gak keluar dari lingkaran komitmen
yang anda buat.

Apa itu lingkaran komitmen ?
Ya itu sebuah kepercayaan yang umum dan bersifat pribadi atas sikap atau
kejadian yang akan atau telah anda lakukan dan telah dipikirkan bahwa itu
"baik - baik aja" ya maksutnya sesuai dengan peraturan anda. Mungkin ini
termasuk yang bersifat pribadi.

Untuk yang lebih umum contohnya bisa anda pikirkan atau pahami sebelum
anda melakukan sesuatu hal dan itu orang lain lakukan. Bagaimana menurut
anda ? Jika anda melihat orang lain melakukan yang akan anda lakukan itu
masih dalam batas wajar, maka lakukanlah ! jika tidak maka jangan lakukan.

Itulah diri anda yang anda ciptakan dan tercipta secara alamiah atau lahiriah
oleh lingkungan sekitar anda khususnya keluarga. Se-absurd absurd- nya
anda akan lebih absurd orang yang tidak memikirkan bahwa yang diri dia
lakukan itu benar atau salah yang bahasa keren-nya "Nyablak".

Mungkin sekarang anda dapat memahami "Diri Sendiri" dari penjelasan yang
telah saya jelaskan tadi agar lebih jelas dan anda bisa menjelaskan penjelasan
tersebut ke orang lain (?). Skip, tentunya anda mulai penasaran kan arti kata
"Biarkan Mengalir" dari judul di atas ? Jika tidak, maka teruskan anda sudah
terlanjur membacanya daripada penasaran kelanjutannya atau saya mulai gak
mood melanjutkannya. Makanya jawab iya aja biar cepet. Absurd bukan ?

Arti kata "Biarkan Mengalir"...
""______
..............""\___
.....................""\__
.............................""______
...........................................""___
....................................................""___
.............................................................""____________
........................................................................................""______
.............................................................................____________""
............................................................................""___________________
....................................................................................................................""__

Silahkan artikan sendiri ilustrasi di atas.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa kita harus menjadi diri sendiri yang melakukan
sesuatu dengan aturan dan cara pandang orang lain terhadap kita. Setelah anda
rasa anda melakukan sesuatu hal dengan baik dan benar maka lakukanlah hal
tersebut dengan sepenuh hati agar hasil yang anda dapatkan bisa lebih maksimal.

Biarkan yang anda lakukan tersebut Mengalir layaknya air yang mengikui hulu
menuju hilir nikmatilah perjalanan tersebut sambil belajar dan menghindar dari
kesalahan yang menurut anda mulai menghampiri pikirkan bagaimana cara dan
apa yang harus anda lakukan, teruslah lakukan hal yang terbaik jangan mengeluh
dan jangan memandang kehidupan orang lain atau melihat "rumput tetangga" lebih
hijau dari rumput anda karena belum tentu anda merasakan kesulitan yang sama
dengan yang mereka lakukan. Teruslah berfikir positif gan !


---------------------------------------------------------------------------------
Salam Absurd